Kutipan dan parafrasa berbeda
Kutipan langsung menggunakan kata-kata sumber secara persis dan umumnya memerlukan penanda kutipan serta informasi lokasi seperti halaman bila tersedia. Parafrasa menyampaikan kembali gagasan sumber dengan susunan bahasa penulis sendiri, tetapi sumber tetap wajib dicantumkan.
Contoh pola author–date
Kasneci et al. (2023) membahas peluang dan tantangan model bahasa besar bagi pendidikan.
Model bahasa besar menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pendidikan (Kasneci et al., 2023).
Gunakan kalimat asli secara terbatas, beri tanda kutip sesuai pedoman yang digunakan, lalu cantumkan penulis, tahun, dan halaman jika sumber menyediakan nomor halaman.
Kapan sumber perlu dicantumkan?
Cantumkan sumber ketika Anda menggunakan teori, definisi, data, temuan penelitian, argumentasi khas, tabel, gambar, atau gagasan yang berasal dari pihak lain. Pengetahuan umum yang benar-benar luas dan tidak diperdebatkan biasanya tidak memerlukan rujukan.
Kesalahan yang perlu dihindari
- Menyalin kalimat tanpa atribusi sumber.
- Mengubah beberapa kata tetapi mempertahankan struktur sumber tanpa rujukan.
- Mencantumkan sumber yang sebenarnya tidak dibaca.
- Mengutip sumber sekunder seolah-olah sudah membaca sumber asli.
- Mencampur beberapa gaya sitasi dalam satu makalah tanpa alasan.